Jokowi Ditertawakan Sebut Universitas "Mustofa" Beragama
Penulis : Indra Akuntono | Rabu, 3 April 2013 | 12:45 WIB
KOMPAS.com/Indra Akuntono
Suasana saat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan
memberikan orasi ilmiah dalam Dies Natalis ke 52 tahun 2013, Wisuda
Sarjana dan Magister, Universitas Prof Dr Moestopo Beragama, di Jakarta
Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2013).
Sadar ada yang tak beres, Jokowi sempat menunda paparannya pada acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2013). Ia lalu bertanya dan mencari tahu apa yang sedang terjadi.
"Ada apa ini? Kenapa? Moestopo, iya Moestopo," kata Jokowi berusaha menutupi kesalahannya.
Tak lama berselang, Jokowi langsung mengakui kesalahannya. Ia lalu berkilah semua itu merupakan khilaf kecil dan tak perlu dibesarkan.
"Ya, salah sedikit kan enggak apa-apa, Gubernur kan enggak mesti benar melulu," kata Jokowi berusaha menutupi salah ucapnya.
Mendengar pengakuan polos sang Gubernur, semua orang yang hadir langsung tertawa sambil memberikan tepuk tangan sebagai maklumat sekaligus mengapresiasi kejujurannya. Acara tak terganggu dan kembali dilanjutkan.
Dalam orasi ilmiahnya, Jokowi banyak menyampaikan pengalamannya selama menjadi pejabat publik. Ia juga menitip pesan kepada seluruh wisudawan untuk membuka lapangan pekerjaan dan tidak takut untuk memulai suatu usaha.
Di kesempatan itu, sebanyak 911 wisudawan dan wisudawati hadir, dari program Sarjana Strata 1 dan Pascasarjana. Hadir juga di lokasi, Wali Kota Jakarta Pusat Syaifulloh dan Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto.
Editor :
hasTriad87
0 komentar:
Posting Komentar